Jakarta – Kementerian Perhubungan resmi membuka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 (1447 H) di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (13/3/2026). Pembukaan posko tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi sebagai langkah strategis pemerintah dalam memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.
Posko ini akan beroperasi selama 18 hari, mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026, dan menjadi pusat pengawasan serta koordinasi nasional dalam pengendalian transportasi selama periode mudik. Pemerintah memperkirakan jumlah pemudik pada Lebaran tahun ini mencapai 143,9 juta orang, sehingga diperlukan pengawasan terpadu untuk menjaga kelancaran, keamanan, dan keselamatan perjalanan masyarakat.
“Angka ini tentu menjadi tantangan besar bagi kita semua untuk memastikan transportasi nasional tetap berjalan lancar, aman, nyaman, dan selamat,” ujar Menhub Dudy Purwagandhi saat membuka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu di Jakarta.
Dalam pelaksanaan operasionalnya, Kementerian Perhubungan bersama berbagai instansi akan memastikan kelaikan sarana transportasi melalui ramp check terhadap seluruh moda angkutan yang dioperasikan. Selain itu, koordinasi lintas lembaga juga diperkuat melalui keterlibatan berbagai pemangku kepentingan seperti Korlantas Polri, Basarnas, BMKG, serta sejumlah BUMN sektor transportasi.
Menhub juga menegaskan pentingnya kesiapsiagaan petugas di lapangan serta komunikasi yang baik kepada masyarakat. Ia meminta seluruh pihak menjaga konsistensi pengawasan mobilitas dan memberikan pelayanan secara tegas namun tetap humanis kepada para pemudik.
“Seluruh petugas di posko maupun di lapangan harus selalu siap siaga menghadapi berbagai dinamika transportasi selama periode mudik berlangsung,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Senkom Mitra Polri turut hadir sebagai bagian dari unsur masyarakat yang mendukung pengamanan dan kelancaran arus mudik nasional. Organisasi tersebut diwakili oleh Kombes Pol (Purn) H. Supriyono, S.H., M.Si yang hadir bersama para pemangku kepentingan lainnya.
Supriyono menyampaikan bahwa kehadiran Senkom Mitra Polri merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mendukung upaya pemerintah dan aparat dalam menjaga keamanan serta ketertiban selama masa angkutan Lebaran.
“Senkom Mitra Polri siap bersinergi dengan Kementerian Perhubungan, Polri, dan seluruh stakeholder dalam membantu kelancaran arus mudik. Kami juga mendorong anggota di berbagai daerah untuk turut berperan aktif memberikan dukungan informasi dan pengawasan di lapangan,” ujar Supriyono.
Ia juga menegaskan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga keselamatan perjalanan selama musim mudik.
“Dengan kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, kami berharap pelaksanaan mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan selamat bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.
Selain pengawasan teknis transportasi, pemerintah juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung bagi pemudik, seperti pemanfaatan masjid di jalur arteri sebagai tempat istirahat sementara guna mengurangi risiko kelelahan pengemudi. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta memantau informasi cuaca dari BMKG.
Pembukaan Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu ini juga disertai doa bersama agar penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan selamat, dengan harapan tercapainya zero accident selama periode mudik dan arus balik.
0 Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Sebaiknya komentar sesuai berita yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Komentar ditayangkan setelah melalui moderasi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Emoji