![]() |
Ketua Umum Senkom Mitra Polri, KP. Dr. H. Katno Hadi, SE., MM., MH |
Jakarta – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Ketua Umum Senkom Mitra Polri, KP. Dr. H. Katno Hadi, SE., MM., MH., mengajak seluruh jajaran dan anggota Senkom Mitra Polri di seluruh Indonesia untuk terus menyalakan semangat persatuan.
Ajakan tersebut disampaikan di Kantor Pusat Senkom Mitra Polri, Jl. SPG 7 No.17, Lubang Buaya, Jakarta, pada Jumat (15/8/2025).
“Pada HUT ke-80 RI tahun ini, Senkom Mitra Polri akan menggelar upacara bendera di Lapangan Pusdiklat Senkom Mitra Polri, Sawangan, Depok, pada Minggu (17/8/2025). Peserta upacara adalah jajaran pengurus pusat dan pengurus wilayah sekitar Jakarta. Sementara pengurus di wilayah lain, mulai tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan dan desa, akan menggelar upacara di daerah masing-masing,” jelas H. Katno Hadi.
Untuk upacara di Depok, usai pengibaran bendera, peserta akan mengikuti beragam lomba rakyat yang telah disiapkan panitia. “Seperti tahun-tahun sebelumnya, upacara kemerdekaan selalu menjadi tradisi Senkom. Tahun ini, lomba-lomba yang digelar bertujuan mempererat kebersamaan,” tambahnya.
H. Katno Hadi menegaskan, peringatan kemerdekaan merupakan momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus merenungkan tanggung jawab menjaga kemerdekaan. “Kemerdekaan membawa konsekuensi berupa kewajiban kolektif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta memperkuat Bela Negara. Tantangan saat ini bukan hanya ancaman fisik, tetapi juga non-fisik, seperti disintegrasi bangsa, penyebaran hoaks, hingga krisis pangan global,” ujarnya.
Sebagai mitra strategis Polri, Senkom memiliki peran sentral mendukung kebijakan pemerintah, mulai dari penyebaran informasi, edukasi masyarakat, hingga menjaga keamanan wilayah. Menurutnya, Kamtibmas yang kondusif menjadi syarat utama ketahanan pangan berkelanjutan.
Ia mencontohkan program unggulan pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menyasar anak sekolah dan masyarakat kurang mampu. “Program ini bukan sekadar memenuhi kebutuhan gizi, tapi juga memutus rantai kemiskinan, meningkatkan kualitas SDM, dan memperkuat ketahanan nasional. Senkom siap mengawal distribusi pangan bergizi agar tepat sasaran, memberikan edukasi gizi, dan memastikan keamanan di lokasi pelaksanaan program,” tegasnya.
Lebih lanjut, konsep Bela Negara, kata Katno Hadi, tidak hanya berarti kesiapan fisik, tetapi juga mental, disiplin, solidaritas sosial, dan semangat berkontribusi bagi bangsa. “Senkom harus menjadi teladan dalam disiplin, kepedulian sosial, dan gotong royong, baik saat menghadapi bencana, menjaga lingkungan, maupun memperkuat persatuan dan kesatuan, tutupnya (fin)
0 Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Sebaiknya komentar sesuai berita yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Komentar ditayangkan setelah melalui moderasi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Emoji