Senkom Mitra Polri Perkuat Sinergi dengan Polri Dukung Ketahanan Pangan Nasional

 


JAKARTA (18/6). Senkom Mitra Polri menegaskan komitmennya untuk mendukung program ketahanan pangan nasional yang diinisiasi Polri melalui pengembangan budidaya jagung di berbagai daerah. Komitmen tersebut menjadi salah satu agenda strategis yang disampaikan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Senkom Mitra Polri Tahun 2026.


Ketua Umum Senkom Mitra Polri, Katno Hadi, mengatakan ketahanan pangan kini menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan nasional. Menurutnya, stabilitas negara tidak hanya ditentukan oleh aspek keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga kemampuan bangsa dalam memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri dan berkelanjutan.


“Ketahanan pangan merupakan bagian integral dari ketahanan negara. Ketersediaan pangan yang cukup, terjangkau, dan berkelanjutan akan menciptakan stabilitas sosial, mengurangi potensi konflik, serta memperkuat daya tahan masyarakat menghadapi berbagai tantangan global,” ujar Katno dalam sambutan Rapimnas. 

Katno menjelaskan, sejak berdiri Senkom Mitra Polri memiliki tiga klaster pengabdian utama, yakni klaster keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), bela negara, dan kebencanaan. Namun, perkembangan situasi nasional mendorong organisasi tersebut untuk ikut mengambil peran dalam mendukung ketahanan pangan sebagai bagian dari penguatan ketahanan negara.


Menurut Katno, langkah Polri yang aktif mendorong peningkatan produksi jagung nasional merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan bangsa. Program tersebut tidak hanya dipandang sebagai kegiatan pertanian, tetapi juga investasi strategis dalam menjaga stabilitas nasional.


Sebagai organisasi kemasyarakatan yang memiliki jaringan hingga tingkat desa dan kelurahan di seluruh Indonesia, Senkom Mitra Polri menyiapkan sejumlah langkah konkret. Di antaranya mendorong partisipasi anggota dalam budidaya jagung dan pemanfaatan lahan produktif, membangun kolaborasi dengan Polri, pemerintah daerah, kelompok tani dan berbagai pemangku kepentingan, serta mengintegrasikan semangat ketahanan pangan ke dalam program pembinaan anggota.


Selain itu, Senkom Mitra Polri juga akan mengembangkan model percontohan budidaya jagung berbasis komunitas di berbagai daerah. Model tersebut diharapkan menjadi contoh kolaborasi antara masyarakat, Polri, dan pemerintah daerah dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.


Katno menegaskan, keberhasilan pembangunan nasional memerlukan sinergi seluruh elemen bangsa. Karena itu, melalui Rapimnas 2026, Senkom Mitra Polri berupaya merumuskan langkah-langkah strategis organisasi yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan selaras dengan program prioritas pemerintah maupun Polri.


“Kami siap terus menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, memperkuat persatuan bangsa, membantu penanggulangan bencana, serta mendukung program ketahanan pangan nasional melalui budidaya jagung dan berbagai kegiatan produktif lainnya. Kami berharap sinergi yang telah terbangun semakin kuat dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, bangsa, dan negara menuju Indonesia Emas 2045,” kata Katno.


Pelaksanaan Rapimnas ini diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat menjadi pedoman organisasi dalam menjalankan program kerja ke depan sekaligus memperkuat kemitraan dengan Polri, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan. (ARS).

Posting Komentar

0 Komentar